Gempa 4,7 M Guncang Bekasi, Terasa Hingga Karawang dan Jakarta Rusak Belasan Rumah dan Musala, Perjalanan KRL dan Whoosh Terganggu





BEKASI — Gempa bumi berkekuatan 4,7 magnitudo mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8) malam. Meskipun pusat gempa berada di darat, getarannya dirasakan luas hingga wilayah Jakarta, Purwakarta, Depok, Tangerang, Bandung, dan Karawang.

Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Baribis. "Gempa ini diakibatkan oleh sesar naik pada zona Sesar Baribis," kata Kepala Badan Geologi, M. Wafid. Wafid juga memastikan gempa ini tidak akan memicu tsunami dan tidak diikuti bahaya ikutan lainnya seperti likuefaksi atau longsor.

Dampak dan Kerusakan

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sedikitnya 19 rumah di Kabupaten Karawang mengalami kerusakan. Selain itu, sebuah musala di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, juga dilaporkan rubuh.

"Satu sarana ibadah (musala) di Desa Sukabungah rusak berat atau rubuh, tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut," terang Kabid Darlog BPBD Kabupaten Bekasi, Dody.

Di Karawang, kerusakan juga menimpa Gedung PONED Puskesmas Pangkalan dan sebagian bangunan kantor kecamatan serta sekolah, dengan retakan pada dinding dan atap.

Gangguan Transportasi

Gempa juga menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api. Rangkaian KRL Commuter Line sempat dihentikan sementara selama 32 menit untuk pengecekan jalur, yang mengakibatkan penumpukan penumpang di beberapa stasiun seperti Stasiun Cikini.

Sementara itu, Whoosh atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung membatalkan total delapan perjalanannya. Pihak KCIC mengumumkan penumpang yang terdampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian biaya tiket 100%.

Berbeda dengan KRL dan Whoosh, operasional MRT dan LRT Jabodebek dilaporkan tetap normal dan aman. Langkah mitigasi sempat dilakukan dengan menjalankan kereta dalam mode Supervised Manual, namun kini telah kembali beroperasi tanpa hambatan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta warga tetap tenang dan memastikan BPBD telah turun ke lokasi untuk mendata kerusakan dan memastikan tidak ada korban jiwa. "Sejauh ini belum ada laporan," ujarnya.

















Deep Research
Canvas
Gambar




Post a Comment

Previous Post Next Post