Pemkot Percepat Perbaikan Gedung, Target Selesai Jelang Pembukaan Acara
Bandar Lampung, 10 Juli 2025 — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menggenjot perbaikan Gedung Graha Mandala Alam sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2025, yang akan digelar pada 12 hingga 19 Juli mendatang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menyampaikan bahwa proses pembenahan di bagian interior gedung telah rampung. Saat ini, fokus pengerjaan diarahkan pada bagian eksterior, terutama perbaikan dinding dan area luar yang mengalami kerusakan.
“Bagian dalam Graha Mandala Alam sudah selesai. Tinggal bagian luar, yang bolong-bolong itu, yang sedang kita bereskan,” jelas Dedi pada Rabu (10/7).
Namun, hingga hari ini proses pemasangan listrik permanen masih terkendala administrasi dan biaya, karena Pemkot tengah mengajuGRAHA MANDALA ALAM GUNAKAN GENSET SAAT BANDAR LAMPUNG EXPO 2025
Pemkot Percepat Perbaikan Gedung, Target Selesai Jelang Pembukaan Acara
Bandar Lampung, 10 Juli 2025 — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menggenjot perbaikan Gedung Graha Mandala Alam sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2025, yang akan digelar pada 12 hingga 19 Juli mendatang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menyampaikan bahwa proses pembenahan di bagian interior gedung telah rampung. Saat ini, fokus pengerjaan diarahkan pada bagian eksterior, terutama perbaikan dinding dan area luar yang mengalami kerusakan.
“Bagian dalam Graha Mandala Alam sudah selesai. Tinggal bagian luar, yang bolong-bolong itu, yang sedang kita bereskan,” jelas Dedi pada Rabu (10/7).
Namun, hingga hari ini proses pemasangan listrik permanen masih terkendala administrasi dan biaya, karena Pemkot tengah mengajukan permintaan daya listrik baru sebesar 16.000 watt ke PLN. Biaya instalasi dan penggunaan daya tersebut diperkirakan mencapai Rp65 juta untuk durasi satu minggu pelaksanaan expo.
“Listrik belum. Masih pengajuan pasang baru 16 ribu watt, dan biayanya besar, sekitar Rp65 juta untuk seminggu. Jadi sementara kita akan gunakan genset,” ungkapnya.
Dedi menambahkan bahwa total anggaran sebesar Rp1,5 miliar telah dialokasikan Pemkot untuk proyek perbaikan ini. Dana tersebut digunakan untuk membenahi sejumlah elemen krusial gedung, mulai dari sistem kelistrikan, lampu, kabel, plafon, pengecatan ulang kubah, hingga instalasi air bersih.
“Perbaikan menyeluruh, termasuk lampu, kabel, plafon, kubah dicat ulang, dan instalasi air kita perbarui semua,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Bandar Lampung dalam menghadirkan Graha Mandala Alam sebagai fasilitas yang representatif dan layak menjadi pusat kegiatan Bandar Lampung Expo 2025. Meskipun menghadapi keterbatasan teknis dan anggaran, Pemkot memastikan acara tetap berjalan lancar dan gedung dapat difungsikan dengan optimal melalui penggunaan genset sementara.kan permintaan daya listrik baru sebesar 16.000 watt ke PLN. Biaya instalasi dan penggunaan daya tersebut diperkirakan mencapai Rp65 juta untuk durasi satu minggu pelaksanaan expo.
“Listrik belum. Masih pengajuan pasang baru 16 ribu watt, dan biayanya besar, sekitar Rp65 juta untuk seminggu. Jadi sementara kita akan gunakan genset,” ungkapnya.
Dedi menambahkan bahwa total anggaran sebesar Rp1,5 miliar telah dialokasikan Pemkot untuk proyek perbaikan ini. Dana tersebut digunakan untuk membenahi sejumlah elemen krusial gedung, mulai dari sistem kelistrikan, lampu, kabel, plafon, pengecatan ulang kubah, hingga instalasi air bersih.
“Perbaikan menyeluruh, termasuk lampu, kabel, plafon, kubah dicat ulang, dan instalasi air kita perbarui semua,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Bandar Lampung dalam menghadirkan Graha Mandala Alam sebagai fasilitas yang representatif dan layak menjadi pusat kegiatan Bandar Lampung Expo 2025. Meskipun menghadapi keterbatasan teknis dan anggaran, Pemkot memastikan acara tetap berjalan lancar dan gedung dapat difungsikan dengan optimal melalui penggunaan genset sementara.
Post a Comment