Kabid BPBD Lampung Bantah Jadi Korban Pemerasan LSM dan Wartawan



Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Tessa Brojonegoro (TS), membantah dirinya menjadi korban pemerasan oleh dua oknum ketua ormas dan wartawan. Ia secara tegas menyatakan bahwa tidak ada peristiwa pemerasan yang terjadi terhadap dirinya atau BPBD.


Poin-Poin Penting Klarifikasi

Penyangkalan Terlibat: Tessa Brojonegoro membantah berada di lokasi kejadian saat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Subdit Jatanras Polda Lampung pada Minggu, 21 September 2025. "Tidak ada pemerasan terhadap BPBD dan gak ada saya saat kejadian itu," ujarnya.


Panggilan Polisi: Tessa mengaku baru mengetahui namanya disebut dalam pemberitaan setelah menerima pesan WhatsApp dari Polda Lampung yang memintanya untuk memberikan keterangan. Ia menyatakan akan memenuhi panggilan tersebut sebagai warga negara yang taat hukum.

Harapan: Tessa berharap masalah ini dapat segera diselesaikan, terutama karena namanya ikut terseret dalam kasus tersebut padahal ia tidak berada di lokasi kejadian.

OTT ini dilakukan terhadap dua oknum berinisial Y dan N, yang diduga melakukan pemerasan senilai Rp20 juta di sebuah kafe di Bandar Lampung.

Post a Comment

Previous Post Next Post