Gosip Soal Cawe-cawe Sugar Group Selalu Berhembus Ketika Musim Pilkada Lampung

Bandarlampung – Jelang pilkada 2024 berbagai gimmick dan intrik bermunculan, bahkan terakhir berbagai opini media dan berita media diwarnai kecurigaan terhadap bayang-bayang pabrik gula alias cukong yang dikenal sebagai wanita emas Ny Lee dari sugar Group.



Hal itu lantas berimbas kepada bakal calon Gubernur, tak terkecuali pada calon Gubernur pilihan Prabowo yakni Ketua DPD Gerindra Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Kerap dianggap tajir dan punya bohir, Rahmat Mirzani Djausal sempat dicecar awak media tentang siapa yang menjadi sponsornya maju sebagai Calon Gubernur Lampung 2024.

Secara blak-blakan ia menyebut bahwa dekenganya adalah pusat yakni Allah SWT. Kedua adalah ayahnya Faisol Djausal dan ibunda Yurtati

“Sponsor kita yg pertama Allah SWT, kedua ibu dan bapak saya, ketiga para kyai dan ulama serta ketua partai,” kata Mirza yang sontak disambut tawa oleh awak media, Selasa (15/04/20249).

Kemudian untuk mencapai goal sebagai Gubernur Lampung ia berujar hanya tegak lurus pada perintah partai, pertama karena pemenang pemilu, kedua memang menjadi Calon Gubernur pilihan Prabowo dari Gerindra.

“Betul tidak ada partai yang bisa berdiri sendiri sesuai kata bang Edy (Ketua DPD Demokrat Lampung) tadi, jadi kita pinang koalisi,” ujarnya.

Sejauh ini Ketua DPD Gerindra Lampung, Rahmat Mirzani Djausal sudah mengikuti penjaringan tiga partai yakni Nasdem, PAN dan Demokrat.

Dalam tiap pengembalian berkasnya selalu ramai dikawal awak media, pertama karena sudah siap secara lahir batin untuk maju, kedua memang dikawal oleh tim yang selalu riang dan gembira.

“Kalau soal persiapan maju ini kan segala sesuatunya sudah kita siapkan jauh-jauh hari, baik tim pemberkasan dan lainya,” demikian kata Wakil Ketua Gerindra Lampung Fahrurrozi beberapa waktu lalu di pinangan pertama di Partai Nasdem.

Bila menerka posisi calon saat ini, sudah terlihat beberapa calon yang menguat dan itu dibuktikan dengan kehadirannya meminang partai lain seperti Hanan A Rozak, Arinal Djunaidi, Umar Ahmad dan Rahmat Mirzani Djausal.

Ada satu nama lawas yang juga santer disebut, tapi masih idem-idem alias belum mengemuka ke publik dengan mengantarkan langsung berkasnya untuk penjaringan partai lain yakni Herman HN.

Beberapa calon itu semua potensial, namun seperti biasa, para calon Gubernur tak cukup dengan visi misi saja, tapi harus disertai cis atau uang sebagai modal sosialisasi.

Kebiasaan lalu, sulit menumbangkan calon yang direstui Ny Lee, sebab ia secara jor-joran memberikan sumbangan dana melalui konser dan kegiatan rutin bakal calon untuk bertatap muka dengan masyarakat.(*)

Post a Comment

Previous Post Next Post