2 Orang Panitia Penyelenggara Pemilu Lampung Selatan Meninggal Dunia

KALIANDA , Dua orang panitia penyelenggara Pemilu 2024 di Lampung Selatan, meninggal dunia pasca sepekan bertugas sebagai penyelenggara di tempat pemungutan suara (TPS).


Ada pun dua petugas yang meninggal dunia yaitu satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan satu orang dari Linmas.

Petugas pemilu yang meninggal tersebut yakni Komang Putu Astawan anggota KPPS 03 Desa Trimomukti, Candipuro, Lampung Selatan.

Komang Putu Astawan, meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik atau tersetrum saat berada di sawah.

Kemudian seorang petugas Linmas di TPS 13 Desa Negara Ratu, Natar, Lampung Selatan atas nama Hariyadi (30), meninggal dunia setelah mengalami kelelahan pasca bertugas mengamankan perhitungan suara Pemilu 2024.

Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Lampung Selatan, Irsan Didi mengatakan, pihaknya menyampaikan ucapan bela sungkawa dan duka mendalam atas meninggalnya penyelenggara Pemilu.

KPU Lampung Selatan sudah mengantisipasi terjadinya kecelakaan kerja saat bertugas menjadi badan ad hoc Pemilu, dengan mengikutsertakan seluruh badan ad hoc menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Anggota KPPS tersebut meninggal dunia diduga akibat tersetrum aliran listrik di sawah dan anggota Linmas meninggal dunia karena kelelahan," kata media , Jumat (23/2/2024).

Irsan menyebut, setidaknya ada puluhan petugas penyelenggara Pemilu yang sakit dan dirawat baik di rumah sakit maupun Puskesmas di wilayah kerjanya.

"Kalau berdasarkan data dari posko kami, ada 40 petugas mengalami sakit, mayoritas yang sakit akibat kelelahan, ada juga batuk, hingga DBD," ssbhr Irsan Didi.

Post a Comment

Previous Post Next Post