M.Rizal Diduga Memalsuan Ijazah PKBM Sabihi,Nopriyadi,S.P Siap Lapor ke APH.

WAY KHILAU  - Muhamad Rizal Terduga pelaku pemalsuan penerbitan Ijazah Paket A,B,C.Terhadap ke 4 warga yang ingin mencalonkan diri menjadi perangkat Desa



1. A/N Ponadi

2. A/N Marwanto

3. A/N Siska Silviana

4. A/N Triono.

di Desa Tanjung Rejo,kecamatan Way khilau,kabupaten Pesawaran,Provinsi Lampung.harapan ke 4 nya Kini pupus sudah. pasalnya,Ijazah Ponadi dan Marwanto gugur disaat Feripikasi berkas setelah ijazah keduanya dinyatakan Aspal (Asli tapi palsu) oleh pihak tim kecamatan Way Khilau sedangkan kedua orang lainnya sempat lolos tes dengan hasil nilai Siska Silviana mendapat nilai 95,dan Triono 90.Syukurnya dapat dicegah oleh kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sabihi Bpk Nopriyadi,S.P bersama awak media HarianSumatra.Com menggali kebenaran informasi yang beredar ditengah- tengah masyarakat Desa Tanjung Rejo,dengan sigap Nopriadi,meminjam Ijazah ke 4 orang tersebut dan guna pembuktian membawanya kedinas pendidikan terkait,alhasil kuat diduga mengarah ke Tindak Pidana pasal 378 KUHP Tentang Penipuan,dan pasal 263 KUHP Tentang pemalsuan berkas.Maka selaku ketua PKBM Sabihi Nopriyadi,S.P segera memanggil terduga pelaku Muhamdad Rizal guna mempertanggung jawabkan atas segala perbuatannya,guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka saya

1. Sudah meminta surat pernyataan tertulis dari M.Rizal lengkap daftar nama ke 4 orang yang dipalsukan ijazah paket nya. dan diparaf diatas matrai.

2. Menerbitkan surat pernyataan dari saya selaku ketua PKBM Sabihi.

3. Guna menjaga Marwah Yayasan PKBM Sabihi,saya selaku ketua PKBM Sabihi siap membantu mengawal ke meja hukum jika memang pihak korban siap melaporkan,pungkasnya.

Ponadi,Marwanto,Siska Silviana ketiganya menuturkan,Kami berharap agar terduga pelaku Muhammad Rizal segera mengembalikan uang kami,Siska merugi Rp.4.jt,Ponadi Rp.8.jt,Marwanto Rp.9.jt.

Tandas ketiganya.

Muhamad Rizal ketika dikonformasi dikediamannya 25/9/2023 berkelit,dan terkesan mengada-ada bahkan ia mengaku tidak tahu menahu prihal ijazah tersebut,saya hanyalah wiraswasta dibidang jual beli kopra kelapa,bahkan ketika diperlihatkan foto ke 4 ijazah paket C,dan surat pernyataan tertulis yang ia buat sendiri pun Muhamad Rizal masih kekeh berkelit tidak mengakui kesalahannya.tetapi,Muhamad Rizal langsung tertunduk malu,dengan muka pucat pasi,ketika awak media menunjukan bukti-bukti Cetingan Wats-Ap antara Muhamad Rizal dan ke 4 terduga korbannya.

Dengan muka pucat,dan bahasa yang terbata-bata terlontarlah kalimat kata maaf,serta memohon pemberitaan jangan ditayangkan terlebih lagi sampai diproses hukum,tandasnya.




Post a Comment

Previous Post Next Post