Yudisium FH Unila, Wahrul Fauzi Tekankan Pentingnya Pengabdian Sosial



BANDAR LAMPUNG — Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mendorong para lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) untuk tidak berhenti pada pencapaian akademis, melainkan aktif mengambil peran dan memberikan pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan dan motivasi kepada para peserta Yudisium Fakultas Hukum Unila Periode VIII Agustus 2026, Rabu (12/8/2026). Wahrul yang juga dikenal sebagai pengacara rakyat sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa gelar Sarjana Hukum membawa beban moral serta tanggung jawab sosial yang besar.

Selain menekankan kepekaan sosial dan kepemimpinan pemuda, ia mengimbau para alumni baru untuk selalu menjunjung tinggi rasa bakti dan hormat kepada orang tua sebagai landasan utama dalam meniti karier.

"Sebentar lagi bergelar sarjana dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Sebagai pemuda, terlibat dalam kegiatan sosial menjadi modal yang penting dalam bermasyarakat. Tentu harus juga dibarengi dengan hormat dan patuh terhadap orang tua," ujar Wahrul Fauzi Silalahi.

Sarjana Hukum Diharapkan Jadi Agen Perubahan

Wahrul berharap ilmu yang didapat dari Kampus Hijau Unila dapat membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas, serta mencetak alumni yang berintegritas tinggi.

Poin Utama Pembekalan Yudisium FH Unila:

  • Acara & Waktu: Pembekalan Yudisium Periode VIII FH Unila (Rabu, 12 Agustus 2026).

  • Narasumber: Wahrul Fauzi Silalahi (Ketua Karang Taruna Lampung, Anggota DPRD Lampung, Pengacara Rakyat).

  • Pesan Kunci: Pentingnya keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial, pembentukan empati publik, serta kepatuhan kepada orang tua.

  • Harapan Alumni: Lulusan FH Unila mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

"Saya yakin para alumni Fakultas Hukum Unila mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata serta berdampak luas bagi kemajuan nusa dan bangsa," pungkasnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post