Anak Pemilik Cosmo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Penipuan

BANDARLAMPUNG, - Merasa di kecewakan lantaran perjanjian kesepakatan tidak berjalan dengan semestinya, Yovan Syah (43) warga jalan dokter Harun 2, kedamaian melaporkan rekanya Romas Yopi Wijaya warga jalan P. Emir Noer, Tanjung Karang Pusat, ke kantor polisian. Kamis (3/11).





Yovan Syah mengatakan sebagai pihak yang di rugikan, untuk menyelesaikan permasalahan ini, pihaknya telah menyerahkan permasalahan ini melalui pihak hukum, dan prosesnya biar hukum yang menentukan.

"Perkara ini sudah di laporkan ke kepolisian, dengan nomor STTLp/ 1233/ VIII/ 2021/ Spkt/ Polda Lampung, tertanggal 31 agustus 2021,dengan di dampingi kuasa hukum para advokat, dari kantor hukum IHZA & IHZa Law Firm, pimpinan prof dr Yusril ihza mahendra Sh. Msc, dan perkara ini sudah di tangani tim bareskrim kriminal umum polda Lampung," terangnya.

Yovan secara gamblang menjelaskan kronologis kejadian bahwa akibat dampak pandemi covid-19/ ia dan rekanya membuat kesepakatan. Namun, dia tidak menyangka, kesepakatannya bersama Romas yopi wijaya, yang terbilang kawan yang mengajak, bahkan memberi peluang, suport, dikala ekonomi sedang pailit, justru berbalik hingga berbuah kecewa.

"Permasalahan di awali dari permohonan jual beli lahan, yang akhirnya berujung, untuk sepakat dengan bersama mengelola lahan seluas 22.800 m2, untuk di jadikan perumahan "Andaru Land" yang berlokasi di jalan RA Basyid, labuhan dalam, Tanjung senang. Awalnya bagus dan berjalan dengan semestinya, walaupun tidak sesuai dengan yang di janjikan, dari izin perumahan yang di bilang ada, ternyata zonk, bahkan sebagai perusahaan yang tertib akan syarat legalitas, ya akhirnya kami buat sendiri, "jelasnya

Belum jelas dengan kondisinya, lanjut dia, semakin berjalannya pembangunan perumahan,putra pemilik pusat pembelanjaan keluarga Cosmo tersebut, justru semakin terlihat mencari-cari kesalahan, bahkan arogan, dan meminta banyak hal, dan syarat yang sulit untuk di kabulkan.

"Karena kondisi kini, dan sebagai partner sudah terindikasi adanya niatan tidak baik, bahkan ungkapan kecewa sangatlah peka, karena merasa di tipu oleh teman sendiri, dan motifnya hingga kini, masih belum jelas, namun bersama kekecewaan ini, sudah saya limpahkan semua dalam bentuk laporan di kepolisian, "kata yovan.

Sebagai korban penipuan, Yovan menjelaskan bahwa telah di kuasakan secara khusus dengan nomor 001/SKM/ACP/ 08/2021, 05 agustus 2021 PT Arthaco Cipta Perkasa, yovansyah, direktur, pemberi kuasa penuh dengan hak substitusi baik sebagian maupun seluryh, serta hak menarik substitusi tersebut kepada para asisten advokat pada kantor hukum .

"Urusan ini sudah saya serahkan kepada tim kuasa hukum, pada kantor hukum Ihza & Ihza Law Firm SCBD - Bali Office, di bawah pimpinan prof dr Yusril ihza mahendra Sh. Msc,"jelasnya

Menurut Yovan, tim kuasa hukum sudah melakukan mediasi dan somasi namun tidak ada yang di indahkan.

Dari informasi yang di dapat. Pemilik " Cosmo " Penuhi Panggilan Bareskrim Polda Lampung. Berlanjut dengan pemeriksaan sebagai saksi Farida Harmonica, pemilik pusat pembelanjaan modern "Cosmo" yang juga ibu dari terduga tersangka penipuan.

Hal ini di jelaskan yovan syah, saat menyaksikan kedatangan Farida Harmonica, ke penyidik krimum polda lampung, memenuhi surat panggilan dan atas terlapor anaknya atas dugaan penipuan

"Sesuai jadwal. Kedatangan Farida Harmonica, panggilan dirinya di periksa sebagai saksi di ruangan penyidik krimum polda, atas terlapornya Romas atas dugaan penipuan," jelasnya. ()

Post a Comment

Previous Post Next Post