Sinergi Forkopimda Lampung Barat: 4 Posko Strategis dan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam



 LIWA, 11 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan kesiapan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Parosil Mabsus di Aula Kagungan, Selasa (10/3), memfokuskan pada pengamanan titik perbatasan serta penyediaan fasilitas istirahat bagi pengguna jalan.

Bupati Parosil menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, tenaga medis, dan perangkat daerah untuk menjamin mobilitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan nyaman.

Inovasi Masjid sebagai Posko Ramah Pemudik Salah satu poin utama dalam arahan Bupati adalah pemanfaatan masjid-masjid di sepanjang jalur utama sebagai tempat istirahat (rest area) yang humanis. Lokasi strategis seperti di Kecamatan Sumber Jaya, Way Tenong, Sekincau, dan Batu Ketulis menjadi perhatian utama karena berada tepat di pinggir jalan lintas.

“Saya mengapresiasi langkah menjadikan masjid sebagai posko ramah mudik. Ini sangat membantu pemudik yang lelah setelah perjalanan jauh. Saya minta camat dan peratin berkoordinasi dengan pengurus masjid untuk memastikan fasilitas pendukung siap digunakan,” ujar Parosil Mabsus.

Pemetaan 4 Titik Posko Pengamanan Utama Dalam mendukung Operasi Ketupat mendatang, jajaran Polres Lampung Barat berkomitmen mendirikan empat titik posko pengamanan dan pelayanan yang ditempatkan di jalur krusial:

  1. Kecamatan Sumber Jaya: Perbatasan dengan Kabupaten Lampung Utara.

  2. Kecamatan Sekincau: Titik tengah perlintasan.

  3. Bundaran Tugu Ara: Pusat Kota Liwa.

  4. Kecamatan Sukau: Perbatasan dengan Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Siaga Layanan Kesehatan dan Relawan Bupati menginstruksikan Dinas Kesehatan dan seluruh Kepala Puskesmas untuk mengatur jadwal piket tenaga medis secara ketat selama masa mudik. Fasilitas pendukung seperti ambulans harus disiagakan di posko-posko pengamanan. Selain itu, organisasi kemasyarakatan seperti Pramuka, PMI, dan PMR juga akan dilibatkan untuk membantu pelayanan di lapangan.

“Jangan sampai terjadi masyarakat ingin berobat tetapi tidak ada petugas yang bertugas. Semua fasilitas penunjang di posko yang dibentuk kepolisian harus dibantu penuh oleh Satpol PP dan Dinas Kesehatan,” tegas Bupati.

Dengan persiapan matang ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang melintasi wilayah "Bumi Sekala Bekhak," baik yang menuju arah pesisir maupun yang menuju provinsi tetangga.

Post a Comment

Previous Post Next Post